Beragam Obat Patah Tulang Yang Perlu Anda Konsumsi

Tentu Anda sering melihat dan mendengar kejadian di mana seseorang mengalami patah tulang, atau bahkan mungkin Anda pernah mengalaminya. Patah tulang disebabkan tulang terhantam sebuah benda yang lebih kuat dari tulang itu sendiri. Beberapa hal yang sering menyebabkan patah tulang seperti terhantam benda keras, jatuh dari ketinggian, cedera akibat kendaraan, dan yang lainnya.

Patah tulang merupakan gangguan kesehatan yang bisa diatasi dengan bantuan medis. Ada beberapa jenis obat patah tulang yang sering digunakan dalam dunia medis, yaitu:

ini juga bisa disebabkan oleh penyakit osteoporosis, di mana sudah terjadi kekeroposan pada tulang. Namun Anda tidak perlu khawatir, tersedia beragam obat untuk patah tulang yang bisa Anda konsumsi.

1.Obat anti-inflamasi non steroid (OAINS)

Beebrapa jenis obat anti-inflamasi non steroid seperti antiradang bisa berupa ibuprofen, naproxen, dan ketoprofen.  Umumnya, digunakan sebagai obat untuk patah tulang ringan hingga yang cukup parah. Obat ini dapat reaksi peradangan dan nyeri pada tulang yang patah dengan menurunkan aktivitas enzim siklooksigenase dan menghambat sintesis prostaglandin.

2.Analgesik

Analgesik adalah jenis obat yang sering digunakan untuk mengurangi sakit yang dirasakan pada tulang yang patah. Obat jenis ini dijual bebas tanpa resep dokter, seperti paracetamol, ibuprofen, atau kombinasi dari keduanya.

3.Antibiotik

Selain menggunakan obat pereda nyeri, dokter juga seringkali memberikan antibiotik. Bisa diberikan antibiotik dengan spektrum luas pada luka yang terbuka dan terkontaminasi dalam rangka mencegah terjadinya infeksi. Obat antibiotik yang dapat digunakan sebagai obat untuk patah tulang seperti gentamicin, vancomycin, dan antibiotik golongan sefalosporin.

4.Imunoglobulin dan Vaksin

Pasien patah tulang bisa ditangani dengan memberikan imunoglobulin dan vaksin seperti tetanus. Diberikan atau tidaknya vaksin tetanus tergantung dari kondisi luka yang dialami (misalnya luka yang terbuka atau terkontaminasi) dan riwayat vaksinasi tetanus sebelumnya. Sama seperti antibiotik, tujuan pemberiannya adalah untuk mencegah infeksi.

Perlu dipahami bahwa patah tulang memerlukan penanganan intensif oleh dokter. Patah tulang tidak hanya memerlukan obat-obatan tetapi juga beberapa tindakan medis dan rehabilitasi untuk mencegah kecacatan dan komplikasi. Oleh karena itu, jika Anda mengalami patah tulang, sebaiknya Anda segera menghubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *