Dampak Sinetron Bagi Anak

Sinetron di tanah air memang sudah menjadi sarana hiburan bagi sebagian besar orang-orang dewasa. Biasanya, sinetron ini mengusung kisah percintaan dan dibumbui dengan adegan perkelahian, pertengkaran, serta perselingkuhan. Mungkin sebagian besar dari kita adalah penggemar berat sinetron, namun secara tidak sadar, anak-anak disekitar kita pun ikut menontonnya. Tentu saja ini bukanlah tontonan yang baik bagi anak-anak. Sebagai antisipasinya, berikut ini akan saya sampaikan 3 dampak buruk sinetron dewasa bagi anak-anak.

  1. Perilaku Anak-anak Akan Berubah

Kita sebagai orang dewasa, jangan heran jika melihat tingkah anak-anak tidak sesuai dengan usianya. Perubahan perilaku anak ini dimulai dari seperti sudah pacaran, suka membantah orang tua, sering melemparkan benda disaat marah, dan sebaginya. Tentu saja ini akibat dari sinetron-sinetron yang tidak sengaja mereka tonton.

  1. Mereka Akan Mengikuti Idolanya

Sebut saja salah satu sinetron remaja yang sedang disukai oleh anak-anak saat ini yakni sinetron “Anak Jalanan”, dimana si “Boy” adalah pemeran utamanya. Mereka akan mengikuti idolanya mulai dari penampilannya, gaya rambutnya, cara berjalan, bahkan cara berkelahinya.

  1. Anak-anak Jadi Lebih Sibuk Menonton

Perubahan drastis perilaku anak-anak selanjutnya, yakni mereka lebih suka menonton sinetron daripada bermain sama teman-temannya atau mereka lebih memilih menonton daripada mengaji. Tentu saja ini adalah dampak buruk dari sinetron-sinetron yang mereka tonton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *