Harga Semen Bervariasi? Produk Mana yang Tepat Dipilih? Ini Solusinya


Bangunan yang baik juga dipengaruhi oleh kualitas bahan bangunan. Semen adalah salah satunya. Bahan pokok bangunan ini sudah menyebar secara merata. Tak hanya satu merek dan satu harga saja, melainkan sangat variatif. Ada beragam produk semen dengan harga jual bersaing antara produk satu dengan lainnya.

Lihat saja di toko bangunan. Anda akan menemui deretan semen dari produk legendaris hingga yang masih junior dengan harga semen yang berbeda-beda. Meskipun demikian, kualitas tak pernah bohong. Produk legendaris tentunya lebih berpengalaman dan terpercaya kualitasnya, namun tidak menutup kemungkinan bahwa merek junior ada yang bermutu.

Keberagaman tersebut menambah lengkap persediaan bahan bangunan yang ditawarkan kepada konsumen. Senang ataukah bingung? Mana yang harus dipilih? jika pertanyaan itu muncul di benak Anda, maka jangan terlalu ambil pusing. Pasti ada jalan keluar sebagai solusi untuk menentukan semen mana yang paling tepat dipilih. Berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda utamakan dalam memilih semen berkualitas di tengah harga yang variatif.

  • Kemasannya Tidak Rusak

Produk berkualitas tentunya masih terjaga dan tidak mengalami kerusakan. Sama halnya dengan semen. Apabila kemasannya rusak sedikit saja, maka semen tersebut bukan lagi produk utuh dan dipertanyakan kualitasnya. Jika ingin produk yang sepenuhnya bermutu, maka pilihlah semen dengan kemasan masih utuh. Pemilihan kemasan yang utuh tersebut akan menghindari adanya kemungkinan rusaknya kondisi semen di dalamnya.

  • Berlogo SNI

Di Indonesia, sudah berlaku standardisasi yaitu SNI (Standar Nasional Indonesia). Semen yang berkualitas tentu sudah terstandar SNI. Untuk itu, Anda dapat memperhatikan logo SNI pada kemasan semen. Apabila sudah tertera logo SNI di sana, maka semen tersebut telah lulus uji kelayakan yang tercantum dalam poin-poin SNI yang diterapkan pemerintah.

  • Lembut dan Tidak Menggumpal

Tekstur semen juga perlu diperhatikan. Anda dapat mengamati tekstur dari sampel sebuah merek semen yang sudah disediakan. Ambillah sedikit semen dan rasakan teksturnya. Tangan Anda akan mengenali teksturnya dengan jelas. Lembut ataukah kasar? Pilihlah semen yang teksturnya terasa lembut dan tidak kasar, sehingga mudah larut dalam air dan menghasilkan permukaan dinding yang halus.

Selanjutnya, pilih juga semen dengan butiran yang mudah terurai. Hindari memilih semen dengan butirannya yang menggumpal. Jenis semen yang menggumpal ini tidak baik digunakan, karena susah larut dengan air dan kemungkinan akan menghasilkan permukaan dinding kurang halus.

  • Berwarna Abu-Abu

Semen yang berkualitas dapat dilihat dari warnanya. Abu-abu adalah warna semen yang ideal. Warna tersebut terbentuk dari reaksi FeO, MgO, dan Aluminat dalam kiln. Kadar MgO sangat mempengaruhi warna semen. Semakin banyak kadarnya, maka warna semen akan semakin gelap. Apabila terlalu banyak kandungan MgO, lapisan semen di permukaan dinding akan mudah retak. Oleh karena itu, pilihlah semen dengan kadar MgO sewajarnya, yaitu yang berwarna abu-abu muda.

  • Sesuai Daya Beli

Kembali lagi pada persoalan harga jual semen yang variatif. Selain memilih semen berkualitas dari sisi selain harga, Anda juga harus menyikapinya segi harganya. Walau tidak mengutamakan harga dalam menentukan semen, sebaiknya Anda memilih produk yang harganya sesuai dengan daya beli. Pilihlah semen bermutu, namun sesuai dengan kemampuan finansial. Selain itu, belilah semen sesuai dengan kebutuhan.

5 hal itu harus Anda utamakan ketika memilih semen. Tujuannya agar benar-benar mendapatkan semen yang berkualitas di tengah harga yang sangat beragam. Perlu diingat juga bahwa harga semen tidak sepenuhnya menjamin kualitasnya, sehingga perlu kecermatan dari konsumen untuk menentukan pilihan terbaiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *